Setelah kita bahas dan mengenal apa itu reksa dana, mari membahas keamanan berinvestasi di reksa dana. Sebenarnya, semua investasi itu ada resikonya, untuk mudahnya beberapa tipe investasi dan beberapa keuntungan dan kekurangannya adalah sebagai berikut :
- Investasi di tabungan/deposito, resikonya :
- Bisa menabung dengan jumlah yang kecil
- penghasilan kecil (dari bunga hanya 0%-8% per tahun)
- Pembayaran bunga tidak sebanding dengan inflasi (nilai riil uang semakin mengecil)
- resiko gagal bayar jika likuidasi kecuali yang dijamin oleh Lembaga Penjamin Simpanan (LPS)
- Minimum rugi di biaya administrasi bulanan dan biaya transaksi
- Investasi di Saham, resikonya :
- fluktuatif tergantung pasar
- butuh kejelian dan analisis yang profesional supaya untung
- dulu butuh modal lumayan besar (dulu) karena harus beli min 1 lot (500 atau 1000 lembar saham), sekarang karena hanya 1 lot = 100 lembar sudah agak murah
- Berpotensi rugi jika ada penurunan nilai saham tetapi bisa untung juga dalam jumlah banyak
- terdapat biaya beli dan jual yang cukup besar yang dihitung per transaksi
- Investasi di properti, resikonya :
- butuh modal yang sangat besar (biaya pembelian, notaris BPHTB, PPh Final Penjualan Tanah, makelar dll)
- waktu yang dibutuhkan lama dari proses tawar-menawar, pembuatan akte jual beli, s.d sertifikat
- Biasanya nilai properti selalu meningkat dari waktu ke waktu
- Investasi di Reksa dana
- keuntungan / kerugian tergantung kejelian Manajer Investasi dalam mengelola portofolio
- modal kecil
- mudah dalam pembelian dan penjualan

Tidak ada komentar:
Posting Komentar