Selasa, 15 Juli 2014

Bagaimana berinvestasi di Pasar Modal?

Sebelum berinvestasi, anda harus menentukan terlebih dahulu tujuan investasi anda. Tujuan / motivasi investasi yang berbeda akan menyebabkan produk yang dipilih juga berbeda. Baiklah untuk jelasnya ada beberapa tujuan berinvestasi, yaitu :

1. Untuk keamanan dan berjaga-jaga
Faktor utama dalam tujuan investasi ini adalah investor memiliki tujuan agar harta yang dipunyainya aman, baik aman secara "arti sebenarnya" maupun dalam "arti yang lain". Aman dalam arti sebenarnya adalah aman dari kemungkinan dicuri, hilang, dll. Untuk mencari "aman arti sebenarnya", investor dapat melakukan investasi di tabungan/deposito di bank "dengan syarat harus terjamin dalam Lembaga Penjamin Simpanan (LPS). Nah, untuk menjamin bahwa uang/tabungannya aman, investor harus jeli dan mau berusaha memperoleh informasi mengenai produk tabungan/deposito suatu bank, apakah dijamin LPS atau tidak, karena ada persyaratan-persyaratan sebuah produk perbankan yang dijamin LPS. Nah, untuk  mencari "aman arti yang lain", investor harus melihat arti yang lain itu dari sudut pandangnya sendiri. Misalnya, investor ingin agar uang / hartanya aman dari penurunan nilai riil karena inflasi. nah, untuk tujuan ini, investor harus menggunakan produk-produk yang memberikan keuntungan / pendapatan minimal sebesar tingkat inflasi suatu daerah/negara. Untuk investasi tipe seperti ini, investor dapat berinvestasi melalui emas, real property (tanah dan bangunan) atau obligasi. Emas cenderung mempunyai nilai yang semakin naik dan sebanding (atau kadang lebih tinggi) inflasi, Real property nilainya cenderung lebih tinggi dari inflasi (tergantung daerah dimana property berada dan faktor lain), obligasi dari pemerintah biasanya tidak berbeda jauh dengan inflasi (tapi harus memperhitungkan pajaknya juga lho). Nah jika anda ingin investasi untuk berjaga-jaga, anda harus menggunakan produk investasi yang aman dan mudah dicairkan seperti tabungan.

2. untuk pendapatan rutin
Bagi pensiunan atau non pensiunan yang punya modal, pendapatan rutin selalu didambakan mengingat kepastian pendapatan untuk menghidupi diri dan keluarga sangat dibutuhkan. Jika anda sebagai investor yang menginginkan pendapatan rutin, investasi di tabungandeposito atau diobligasi sangat cocok untuk anda karena memberikan pendpatan secara rutin (walaupun nilai aslinya semakin berkurang akibat inflasi)

3. Untuk mengharapkan keuntungan
Motivasi yang satu ini dapat dipastikan membutuhkan keuntungan investasi diatas nilai investasi. Nah, untuk yang satu ini, investor sangat cocok jika berinvestasi di reksa dana (jenis campuran atau saham) dan di saham. mengapa? Saham dan reksadana (jenis campuran atau saham) memiliki potensi keuntungan dan kerugian yang fluktuatif. Ingat pepatah "High Risk High Return, Low Risk Low Return". Bisa juga berinvestasi di real property (tanah dan bangunan) jika anda punya banyak modal.

pasar modal

Tidak ada komentar:

Posting Komentar