Rabu, 23 Juli 2014

Tips Praktis Strategi Trading Optimal

Dalam dunia jual-beli saham, pelaku trading (trader) memiliki teknik dan strategi masing-masing untuk melakukan analisis dan mengambil keputusan dalam berinvestasi. Beberapa karakteristik trading dimiliki pelaku pasar yang berhasil dan memperoleh trading yang optimal. Tips Praktis Strategi Trading yang optimal  adalah sebagai berikut :

1. Mau menerima kerugian dan fokus pada peluang lain
Investor yang sukses selalu memahami bahwa investasi beresiko. Tetapi dia tidak meratap jika ada kerugian yang dialami, melainkan langsung fokus kepada potensi dan peluang dari investasi lain. Mereka yang berhasil selalu membuat planning target cut-loss jika memahami adanya kesalahan dan beralih ke saham lain yang menguntungkan. Contohnya : Saham ABCD dibeli seharga 100 dengan target cut loss 80. Pada saat harga 80 dan tren menunjukkan penurunan, trader / investor langsung melakukan penjualan saham ABCD kemudian membeli saham lain yang lebih potensial. Harapan cara seperti ini adalah agar kerugian tidak bertambah banyak dan kerugian yang dialami dapat diganti dengan keuntungan dari saham lain.

2. Memiliki Trading Plan
Trader yang sukses selalu memiliki trading plan. Semua transaksi direncanakan dari awal, dan rencana alternatif selalu disediakan jika diperlukan. Selalu ada Plan B jika Plan A tidak berhasil. Secara umum, isi trading plan adalah penentuan waktu akan mengambil posisi dan melikuidasi posisi serta penentuan resiko dan waktu di harga berapa kerugian akan dihentikan ( cut-loss ), berapa jumlah resiko maksimal yang akan diterima. Trader yang berhasil harus melaksanakan dengan sabar dan disiplin rencana yang telah disusun, tidak mudah panik menghadapi kondisi pasar yang bergerak dinamis dan selalu menganggap bahwa saham adalah bisnis jangka panjang.

3. Memperoleh hasil Lebih baik dengan Resiko yang Kecil
Sebelum masuk ke posisi dalam trading, trader harus mempertimbangkan potensi kerugian dan potensi keuntungan. jika peluang resiko lebih besar daripada peluang keuntungan, lebih baik trader itu mengambil posisi menunggu, alias tidak menentukan posisi jual atau beli. Trader juga tidak buru-buru ambil keuntungan jika masih ada potensi keuntungan lebih besar, tetapi juga tidak akan menunggu hingga keuntungan berubah menjadi kerugian.

4. Mengikuti arah harga
Dalam sejarah per-trading-an, trader yang berhasil dapat dilihat pada rader yang mengambil peluang transaksi yang sesuai trend pasar. Untuk, trader jangka pendek (swing trader), mereka juga melihat tren untuk periode tertentu.

5. Tidak melakukan Over trading
Trader yang berhasil tidak akan menyerahkan semuanya pada satu instrumen atau satu saham saja. Mereka selalu membuat portofolio investasi, sehingga dapat memaksimalkan keuntungan atau meminimalkan kerugian.

online trading

Tidak ada komentar:

Posting Komentar